Blora - Sebanyak 803 jemaah calon haji asal Kabupaten Blora resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali, sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci. Para jemaah terbagi dalam Kloter 44, 45, dan 46.
Pemberangkatan dilakukan bertahap sejak Rabu (6/5/2026) dini hari dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Bupati Blora Arief Rohman bersama Wakil Bupati Sri Setyorini, Forkopimda, dan Plt Kepala Kemenag Blora turut melepas keberangkatan jemaah.
“Alhamdulillah seluruh kloter hari ini sudah diberangkatkan. Semoga seluruh jemaah diberi kelancaran dan kembali menjadi haji mabrur,” kata Arief saat melepas Kloter 46.
Arief menyebut para jemaah merupakan orang-orang terpilih karena harus menunggu antrean hingga sekitar 13 tahun untuk bisa berangkat haji.
Ia juga meminta ketua rombongan dan ketua regu menjaga kekompakan serta memperhatikan kondisi kesehatan jemaah, terutama yang lanjut usia.
“Saling membantu dan menjaga sesama jemaah sangat penting selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blora, Ali Muchyidin, mengatakan Kloter 46 berisi 185 jemaah yang nantinya bergabung dengan jemaah asal Rembang di embarkasi Donohudan.
“Insyaallah besok terbang ke Jeddah pukul 13.15 WIB. Kami berharap seluruh jemaah diberi kesehatan dan kelancaran selama di Makkah maupun Madinah,” kata Ali.
Ia menjelaskan total jemaah asal Blora semula tercatat 801 orang. Namun terdapat tambahan dua jemaah cadangan sehingga total menjadi 803 orang.
Meski demikian, satu jemaah dari Kloter 44 terpaksa dipulangkan ke Blora setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di embarkasi karena mengalami gangguan ginjal.
“Satu jemaah dipulangkan karena sakit ginjal setelah pemeriksaan kesehatan di embarkasi,” ujarnya.
Pihak Kemenag mengimbau seluruh jemaah menjaga kondisi fisik dengan cukup istirahat, memperbanyak minum air putih, dan menjaga pola makan selama menjalankan ibadah haji.